Warteg MU

Noor Fajar Asa

Warteg Putra bahari buka 24 Jam , pasti keren jika ada juga Warteg Putra Muhammadiyah atau Warteg Putri Aisyiyah


 

Warung Tegal atau warteg adalah jenis usaha yang menyediakan makanan dan minuman dengan harga terjangkau.Walaupun sekarang ada juga warteg yang harganya premium . Sebutan warteg seolah menjadi nama generik untuk warung makan kelas menengah ke bawah. Sementara  konon katanya di Tegal justru tidak dikenal adanya sebutan warteg.

Dulu warteg adalah tempat favorit bagi rakyat jelata , hingga ada sebuah obrolan ringan di antara kaum muda era pertengahan tahun 1990 an , " untuk ngetes seorang pacar itu setia atau tidak , sekali kali pulang nonton bioskop ajak makannya di warteg jangan di restoran atau di  mall melulu" .

Muhammadiyah punya banyak Amal Usaha yang besar besar , ada sekolah , madrasah , pondok pesantren , kampus sampai rumah sakit .

Jika di amati , pada sekitar kampus kampus dan Rumah sakit baik umum maupun Muhammadiyah .Bisnis Warteg cukup berkembang pesat. Di perkirakan sejak 2015 lalu , warteg warteg di sekitar kampus dan Rumah sakit banyak juga yg memberanikan diri membuka 24 Jam .

Harus diakui, prospek yang dimiliki bisnis warteg begitu menjanjikan, pasarnya besar dan setiap orang membutuhkan minum dan makan. Bukan hanya masyarakat menengah ke bawah, tetapi kalangan menengah ke atas juga banyak yang makan di warteg

Namun peluang bisnis ini belum banyak yang di tangkap oleh Pimpinan Rumah sakit muhammadiyah dan Pimpinan Perguruan tinggi muhammadiyah untuk membuka usaha WartegMu di wilayahnya masing masing  dalam rangka salah satu sumber pendapatan AUM tersebut .Biasanya di AUM Perguruan Tinggi dan Rumah sakit , itu mendirikan koperasi , koperasi punya usaha kantin atau fotokopi. Keluarga penunggu Pasien , pegawai AUM dan mahasiswa tidak selamya makan di kantin koperasi , lebih banyak makan diluar alias di Warteg seberang Kampus Muhammadiyah  dan Rumah sakit Muhammadiyah .

Pada umumnya nasi dan lauk di ambil kan oleh pelayan setelah di tunjuk oleh konsumen di balik kaca  etalase tetapi ada juga warteg dengan model prasmanan. Warteg dikenal dengan porsinya yang melimpah, biasanya akan diberi pilihan, nasi satu porsi atau setengah porsi. 



Sekarang Warteg modern  menjual makanan segala ada sesuai kebutuhan konsumen apalagi warteg di sekitar rumah sakit, tidak hanya makanan rumahan , warteg juga menyediakan , mie instan, mie bakso , soto , nasi goreng , pecel lele sampai rokok termasuk segala jenis minuman instan .

Sekarang bisnis Waralaba warteg, atau franchise warung tegal sedang booming menjadi pilihan bisnis yang populer di Indonesia. Beberapa merek dagang  waralaba warteg yang menawarkan kemitraan di antaranya yaitu  Warteg Kharisma Bahari, Warteg New Bahari, Selera Bahari, Warteg Impian Bahari, dan Warteg Citra Bahari.

Modal yang dibutuhkan untuk bergabung dengan waralaba warteg bervariasi tergantung pada merek dan paket kemitraan yang dipilih, mulai dari hanya puluhan juta hingga ratusan juta rupiah .

Bagi Pimpinan Cabang Muhammadiyah atau Pimpinan Daerah yang di lingkungannya berdiri rumah sakit atau kampus , jika punya modal dan tempat , sangat di mungkinkah WartegMu sebagai Amal Usaha yang tepat .

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tradisi Cium Tangan di Sekolah Muhammadiyah

LANGKANYA TENAGA UNTUK MENGURUS JENAZAH DARI GENERASI MUDA

APAKAH SULIT MENG AUDIT DI MASJID DAN PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH ?