TEMBOK BESAR TIONGKOK
Pada 24 september s.d 3 Oktober 2017 , Kami
berkesempatan mengikuti Education Trip of Beijing 2017 , bersama rombongan para
Dosen dan Pimpinan FKIP Uhamka Jakarta dan beberapa Kepala Sekolah Muhammadiyah
dari berbagai daerah , Salah satu yang kami kunjungi adalah Tembok besar
Tiongkok . Waktu perjalanan dari Kota Beijing di Capital Normal University
menuju distrik Huairou di Mutianyu kira-kira 2,5 jam. Meskipun agak sediit
lama, begitu sampai ke lokasi, lelah berkendara akan hilang begitu sampai di
lokasi Greal Wall.Tembok Besar Tiongkok tidak panjang terus menerus, tetapi
merupakan kumpulan tembok-tembok pendek yang mengikuti bentuk pegunungan
Tiongkok utara. Pada tanggal 18 April 2009, setelah investigasi secara akurat
oleh pemerintah Republik Rakyat Tiongkok, diumumkan bahwa tembok raksasa yang dikonstruksikan
pada periode Dinasti Ming panjangnya adalah 8.851 km.Menurut
catatan sejarah, setelah tembok panjang dibangun oleh Ming, barulah dikenal
istilah "changcheng" (长城, "tembok besar" atau
"tembok panjang"). Sebelumnya istilah tersebut tidak ditemukan.
Istilah Tembok Besar Tiongkok dalam Bahasa
Mandarin adalah "wanli changcheng", bermakna "tembok
yang panjangnya 10 ribu li". Pada masa sekarang istilah ini resmi
digunakan.Pada tahun 2009, Badan Survei dan Pemetaan dan Badan Administrasi
Warisan Budaya Republik Rakyat Tiongkok melakukan penelitian untuk menghitung
ulang panjang Tembok Besar Tiongkok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tembok
Besar Tiongkok lebih panjang daripada rentang yang saat ini diketahui. Menurut
pengukuran, panjang keseluruhan tembok mencapai 8.850 km. Proyek tersebut
juga telah menemukan bagian-bagian tembok lain yang panjangnya 359 km,
parit sepanjang 2232 km, serta pembatas alami seperti perbukitan dan
sungai sepanjang 2232 km. Rentang rata-rata Tembok Besar Tiongkok adalah
5000 km, umumnya dikutip dari berbagai catatan sejarah.

Komentar
Posting Komentar