Postingan

ZIARAH SEKALIGUS BELAJAR

Gambar
Noor Fajar Asa  Citizen Journalism  Makam merupakan sebuah istilah yang diambil dari bahasa Arab maqom yang berarti tempat, status, atau hirarki. Sedangkan kuburan dalam bahasa arab adalah qobr, maqbarah yang berarti tempat pemakaman. Kedua istilah ini di Indonesia tidak dibedakan secara tegas dalam penggunaanya, sehingga orang yang berziarah bisa menyatakan akan ke makam atau ke kuburan. Menurut terminologi syar’iyah, ziarah kubur adalah mengunjungi pemakaman dengan niat mendoakan para penghuni kubur serta mengambil pelajaran dari keadaan mereka Ziarah Kubur bukan hanya tentang mendoakan orang orang tua yang telah mendahului kita. Tapi lebih dari itu , ziarah juga menjadi media langsung untuk belajar sejarah , mengambil Inspirasi datiseorang tokoh di masa lalu , walau dalam penuh keterbatasan di zamannya , ia mewariskan sebuah adi karya yang luar biasa , yang sang tokoh itupun mungkin tidak tahu menahu apa saja keberhasilannya di masa depan setelah ia wafat . Tepat hari Jum...

GAJI PENYEMBELIH HALAL DI LUAR NEGERI CUKUP MENJANJIKAN

Gambar
Noor Fajar Asa  ______________ Mengkonsumsi produk yang halal adalah suatu kewajiban bagi umat Islam, sebagai manifestasi ketaatan terhadap agamannya dan ketakwaan kepada Allah SWT. Sehingga, pengetahuan tentang konsep penyembelihan halal ini sangat penting bagi umat Muslim pada umumnya. Menarik apa yang di katakan oleh Muhammad Syarif S.Pdi dari Lembaga Sembelih Halal ( LSH ) Pimpinan Pusat Hidayatullah.  Kami pernah mengunjungi sebuah madrasah di pondok pesantren , kami tanya apakah sudah ada yang bisa menyembelih hewan di sini ? Ternyata tak satupun bisa menyembelih , walau hanya Unggas saja ( ayam )  Di era dahulu ketika , makanan siap saji belum  serba ada seperti sekarang ini , minimal para santri walau baru tingkatan santri di madrasah tsanawiyah mereka punya kompetensi menyembelih hewan secara syariat , minimal mereka bisa menyembelih ayam untuk di makan dan hewan kurban setahun sekali , ungkap ustadz Syarif .Pada acara Pelatihan Managemen Qurban dan sembelih...

JURU SEMBELIH MULIA BUKAN TUKANG JAGAL

Gambar
Noor Fajar Asa Pisau itu jika ingin di pakai secara maksimal harus selalu di rawat  harus selalu siap sedia di asah , begitupun dengan ilmu , tetapi harus di jaga dan di perbaharui .Salah satu ilmu yang sebagian orang belajar hanya 1 tahun sekali adalah ilmu sebagai juru sembelih mulia .Itulah yang di sampaikan Kang Dwin sebagai pendiri Komunitas Sembelih Hewan Qurban QIBAS dalam Training para juru sembelih mulia, Kamis 29 Mei 2025 bertempat di Rumah Kebun Madu Segar Shofi Sawangan Depok Jawa Barat.Halal haram hewan kurban yang kita sembelih itu ada di tangan kita lanjut kang Dwin . Saya tidak mau memakai istilah jagal .Karena Jagal itu konotasinya negatif , bengis .Kita bukan membunuh bintang , ini adalah penyembelihan hewan kurban yang merupakan ritual ibadah .Saya memakai istilah Juru Sembelih Mulia karena kita memuliakan mudhohi , kita memuliakan hewan kurban , maka Insya Alloh , Alloh memuliakan kita .Mudhohi adalah sebutan lain bagi orang yang berkurban atau shohibul qurban u...

LANGKANYA TENAGA UNTUK MENGURUS JENAZAH DARI GENERASI MUDA

Gambar
Noor Fajar Asa  __________  Satu perbuatan yang mulia dan hampir dilupakan dari benak kita adalah mengurus jenazah. Memang kerap dianggap remeh, tapi ini *FARDHU KIFAYAH* , siapa sangka, tak sembarang orang bisa mengurus jenazah.harus punya kompetensi khusus.Apalagi mengurus jenazah wanita , jarang .Hampir hampir tidak ada generasi muda , tenaga untuk mengurus jenazah perempuan menjadi langka .Yang pernah kami temui semuanya berumur di atas 50 tahun jarang ada perempuan tenaga untuk mengurus jenazah yang berumur 25 tahun atau di bawahnya Sebenarnya di Sekolah sekolah SMA Islam , Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren sudah melatih kompetensi tersebut kepada para siswa/i dan Santri santri watinya di sekolah islam , madrasah maupun Pondok Pesantren .Mengurus Jenazah salah satu pelajaran wajib dan di ujikan di berbagai tingkatan pada setiap Ujian Sekolah , Madrasah maupun di Pondok Yang terjadi hari ini adalah , tidak mudah mencari tenaga untuk mengurus jenazah teruta...

SYI'AR DENGAN OLAH RAGA

Gambar
  Senam MATAHARI peserta Baitul Arqom PDM Jakarta Timur , 29 - 31 Mei 2015 Noor Fajar Asa _____________ Virus covid 19 belum ada obatnya , vaksin itu hanyalah salah satu ikhtiyar yang keberhasilannya tidak 100 % .Sudah mulai untuk menghindarinya dan hidup berdampingan dgn pandemi ini adalah menerapkan protokol kesehatan dan hidup sehat . Selain mengkonsumsi vitamin secara rutin , makan yg bergizi , hidup sehat itu wajib ada program olah raganya secara rutin dan terukur.Para ahli kesehatan mengatakan bahwa tidak ada kesehatan tanpa olahraga Sebelum masa pandemi covid , kami melihat senam taichi bersama di halaman parkir sebuah mall di jakarta , saya juga pernah lihat senam tai chi untuk jemaat dan masyarakat umum yg di selenggarakan oleh gereja di halamannya . Selama pandemi awal sebelum lock down , hampir semua masjid dan musholla Muhammadiyah  se DKI Jakarta rata rata minim kegiatan , yang aktif hanya rutin seperti sholat jama'ah 5 waktu dan penyelenggaraan sholat jum'atan . ...

MEMPERTAHANKAN BAHASA ARAB SEBAGAI IDENTITAS KAUM MUSLIMIN

Gambar
Noor Fajar Asa  Citizen Journalism  Ahad 18 Maret 2018 .Korps Muballigh Pimpinan Daerah Muhammadiyah  Jakarta Timur bersilaturahmi ke Ponpes Al Mizan Muhammadiyah Lamongan Jawa Timur Terima ksh sdh melestarikan bahasa arab kepada sahabat sahabat kami di pondok pesantren .Sebuah kenyataan bahwa bahasa Inggris selalu disosialisasikan  lebih gencar termasuk di sekolah sekolah islam sehingga para generasi berikutnya dapat lebih mudah memahami dan berinteraksi dengan bahasa internasional itu. Namun demikian, dalam waktu bersamaan, disadari atau tidak eksistensi bahasa Arab juga di duga berpotensi ikut dikesampingkan.  Para pengarang buku-buku Islam dan penerbit profesional lebih tertarik dengan bahasa Inggeis  daripada tulisan Arab Pegon. Bahkan, dunia pesantren pun kini juga telah cukup banyak yang terlepas dari akar tradisi penulisan dan pembelajaran dengan memakai aksara Arab Pegon. Selanjutnya .Selasa 13 November 2018 , kami bersilaturahmi ke Rizq Islamic Sc...

Tradisi Cium Tangan di Sekolah Muhammadiyah

Gambar
Noor Fajar Asa Citizen Journalism ‘Urwah bin Az Zubair berkata bahwa ‘Aisyah –istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam– berkata,  كَانَتِ الْمُؤْمِنَاتُ إِذَا هَاجَرْنَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يُمْتَحَنَّ بِقَوْلِ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ (يَا أَيُّهَا النَّبِىُّ إِذَا جَاءَكَ الْمُؤْمِنَاتُ يُبَايِعْنَكَ عَلَى أَنْ لاَ يُشْرِكْنَ بِاللَّهِ شَيْئًا وَلاَ يَسْرِقْنَ وَلاَ يَزْنِينَ) إِلَى آخِرِ الآيَةِ. قَالَتْ عَائِشَةُ فَمَنْ أَقَرَّ بِهَذَا مِنَ الْمُؤْمِنَاتِ فَقَدْ أَقَرَّ بِالْمِحْنَةِ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- إِذَا أَقْرَرْنَ بِذَلِكَ مِنْ قَوْلِهِنَّ قَالَ لَهُنَّ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « انْطَلِقْنَ فَقَدْ بَايَعْتُكُنَّ ». وَلاَ وَاللَّهِ مَا مَسَّتْ يَدُ رَسُولِ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَدَ امْرَأَةٍ قَطُّ. غَيْرَ أَنَّهُ يُبَايِعُهُنَّ بِالْكَلاَمِ – قَالَتْ عَائِشَةُ – وَاللَّهِ مَا أَخَذَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَلَى النِّسَاءِ قَطُّ إِلاَّ بِمَا أَمَرَهُ اللَّهُ تَعَالَى وَمَا مَسَّتْ كَفُّ رَسُولِ ا...